Arsip Blog

6 Hal Yang Perlu dilakukan Setelah Melakukan Perjalanan Wisata

Petualangan adalah sesuatu yang sangat menyenangkan, setelah direncanakan dengan matang dan baik, lalu mempersiapkan segala kebutuhan yang diperlukan untuk berpetualang. Setelah perjalanan yang panjang, tiba saat akhir sebuah petualangan yang luar biasa. Lalu apakah yang akan Petualang lakukan setelah tiba di rumah?

Pulang dari Petualangan (backpacker.co)

Pulang dari Petualangan (backpacker.co)

Kebanyakan dari kita adalah meletakan koper atau backpack lalu segera tertidur untuk sekian lama atau beristirahat selama beberapa hari, sementara yang lain kembali ke rutinitas kerja yang ekstra. Lalu pertanyaannya adalah, apakah hanya sampai disitu sebuah Petualang yang Hebat? Setelah capek merencanakan dan berakhir dengan sesuatu yang biasa. Berikut adalah hal-hal bisa  dilakukan setelah perjalanan akan membantu tetap sehat berenergi, merasa hebat. Perdalam Coretan

Istana Ratu Boko, Peta Wisata.

Gapura Candi Boko

Gapura Candi Boko

Istana Ratu Boko (Candi Boko) memang sangat luas tempatnya, dimulai dari gapura (gate) istana hingga ke Keputren. Komplek Istana Boko sendiri diperkirakan sekitar 25 ha. Pada saat ini, pengembang tempat wisata Ratu Boko sudah menambah beberapa fasilitas umum yang memudahkan petualang melakukan penjelajahan di sekitar komplek candi / istana. Beberapa penambahan seperti tempat parkir, area makan, toko cinderamata, kebun binatang mini (rusa), dan kolam taman hias. Mau ke Istana Boko jangan lupa siapkan peta sederhana, silakan download. Perdalam Coretan

8 Persiapan Penting Sebelum Melakukan Traveling

Menyenangkan apabila perjalanan wisata sesuai dengan rencana yang diharapkan. Namun, ada beberapa problem yang perlu di antisipasi ketika Petualang akan melakukan perjalanan wisata. Kalau kemarin sudah dibahas bagaimana merencanakan wisata, nah sekarang saatnya untuk mengetahui apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum tiba saatnya berwisata.

Travel Plan Coretan Petualang

Travel Plan Coretan Petualang

Selain mempersiapkan berbagai kebutuhan selama perjalanan wisata, berapa hal juga perlu dipersiapkan agar tidak menjadi kendala selama berpetualang. Padahal, berpetualang adalah hal bebas, dimana tidak ada lagi persoalan kantor, urusan tagihan dan berbagai hal yang mungkin saja jadi masalah. Tips ini juga berguna saat akan mudik ke kampung halaman meninggalkan rumah yang ada di kota. Perdalam Coretan

4 Persiapan Untuk Merencanakan Perjalanan Wisata.

Pertanyaan yang sering mampir di benak seseorang yang hendak melakukan petualang wisata adalah, apa saja yang harus disiapkan? Bagi kebanyakan orang, untuk melakukan petualang wisata memerlukan banyak persiapan, namun tidak sedikit yang hanya mengandalkan informasi sederhana yang pernah didengar.

SONY DSC

Nah, perjalanan akan menarik apabila seseorang sudah mempersiapkan dengan cermat dan matang sehingga segala kendala yang akan dihadapi ketika berada di tempat wisata menjadi ringan. Ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan untuk melakukan petualang yang menarik, simak ya.. Perdalam Coretan

From Dieng Plateau with Love : Season 1 (Alam Dataran Tinggi Dieng)

Telaga Pengilon Dataran Tinggi Dieng

Dieng, biasa di sebut dengan Dieng Plateau (dataran tinggi) merupakan jajaran pegunungan berapi yang telah mengalami masa surut atau mati.  Dieng terletak di Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo, Propinsi Jawa Tengah. Untuk wisata di Dieng sendiri terletak di Kejajar, Dieng Kulon ( barat) dan Dieng Wetan (timur). Dataran tinggi Dieng terletak di koordinat 7°12″ Lintang Selatan dan 109°55” Bujur Timur , berdekatan dengan pegunungan kembar Sindoro dan Sumbing yang terletak di kabupaten Wonosobo. Dalam sejarahnya Dataran Tinggi dieng adalah kawah mati yang terisi air dan terjadi pengendapan serta pengeringan tanah. Dan setelah terjadi pengeringan Dataran Tinggi Dieng menjadi tempat suci wangsa Sanjaya, sekitar abad ke-6 M. Dalam coretan ini dibagi menjadi tiga bahagian karena banyaknya cerita dan gambar dari Dataran Tinggi Dieng yang sangat menarik untuk para petualang. Dan ini adalah coretan yang pertama dari tiga bagian (Trilogy of Dieng Plateau) : Alam Dieng : Perdalam Coretan

Gedong Songo : Candi Yang Hilang di Bukit Ungaran

Gedong Songo (Sembilan Bangunan) adalah nama candi yang berada di bukit pegunungan Ungaran. Candi Gedong Songo terletak pada ketinggian sekitar 1.200 DPL dengan suhu sekitar 19 – 27 °C. Lokasi Candi Gedong Songo sangat mudah di jangkau dari berbagai kota yang ada di sekitarnya. Lokasinya merupakan jalur deretan alternatif  Ungaran – Temanggung. Apabila Petualang memulai dari Kota Semarang cukup ke selatan menuju Kota Ungaran – Bandungan – Gedong Songo. Bisa di tempuh dengan waktu 1 jam perjalanan. Apabila dari Yogyakarta bisa melalui Kota Ambarawa (Tugu Palagan Ambarawa) – Bandungan – Gedong Songo, waktu perjalanan sekitar 2 jam. Perdalam Coretan

Explore Museum Kereta Api Ambarawa

Letaknya di Kota Ambarawa, sekitar 1 jam perjalanan dari Kota Semarang atau Jogjakarta. Letaknya yang mudah terjangkau, menjadikan Museum Kereta Api Ambarawa menjadi obyek wisata andalan kota tersebut. Apabila petualang dari arah Semarang, akses jalan yang harus dilewati hanya menuju selatan ke arah Ungaran lalu setelah sampai pertigaan Bawen silakan menuju ke arah Jogjakarta (belok kanan) menuju tugu Palagan Ambarawa. Apabila dari Jogjakarta, petualang hanya perlu berjalan lurus menuju arah Semarang dan langsung ke pertigaan tugu Palagan Ambarawa. Setelah sampai di tugu Palagan Ambarawa, petualang langsung saja belok kiri (arah Semarang) atau kanan (arah Jogja), nah sekitar 100 meter lagi sudah sampai di museum Kereta Api Ambarawa. Perdalam Coretan

Semarang : Sisi Lain (Petualangan Pertama)

Semarang, merupakan ibu kota Jawa Tengah.  Kota ini terletak sekitar 466 km dari sebelah timur Jakarta, atau 312 km dari sebelah barat Surabaya. Semarang berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Kabupaten Demak di timur, Kabupaten Semarang di selatan, dan Kabupaten Kendal di barat . Berada di 6 °58′  lintang Selatan dan 110°25′  bujur timur. Penduduk Semarang umumnya adalah suku Jawa dan menggunakan Bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari. Agama mayoritas yang dianut adalah Islam.

Selain tempat wisata yang pernah ditulis dalam wisata kota semarang, juga memiliki sisi lain yang tak kalah indah untuk disaksikan. Memang tidak sembarang orang bisa kesana karena berkesan tidak menarik atau gensi untuk dilewati bersama. Tempat yang bisa menjadikan  seseorang ingat dengan Penciptaan yang maha dahsyat.  Nah sisi lain dari kota Semarang akan di tampilkan dalam beberapa ‘sisi’ yang tentunya semuanya menarik. Inilah sisi yang pertama : Perdalam Coretan

Desa Wisata Jawa Tengah : Selo (The last of six papers)

Desa wisata Selo, terletak di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Dengan persimpangan jalur antara Solo – Selo – Borobudur (SSB) menjadi daya pikat yang menarik. Kawasan dengan ekosistem yang memiliki pengelolaan terbaik. Di daerah ini, alam dan lingkungan serta kehidupan tradisi masyarakat setenpat menjadikan Selo mempunyai daya tarik sendiri yang mengagumkan. Desa Wisata Selo terletak di ketinggian 1600 hingga 1800 dari permukaan laut, sehingga mempunyai suasana yang sejuk dan dingin.

Disuguhi dengan pemandangan gunung Merapi di sebelah selatan dan Merbabu di sebelah utara plus panorama perdesaaan yang menjadikan keunggulan dari kawasan Desa Wisata Selo Boyolali. Jalur yang mudah terjangkau dari kota Boyolali, dalam perjalanan menuju Selo para petualang sejati dapat melihat sketsa rangkaian jajaran bukit yang berkelok dan kemilau ijo royo-royo. Suasana sejuk dan dingin di atas perbukitan sangat menarik untuk berjalan dan menyusuri kawasan Selo. Perdalam Coretan

Desa Wisata Jawa Tengah : Kampung Batik Laweyan (The second of six papers)

Kampung Batik Laweyan merupakan tempat favorit turis baik lokal maupun mancanegara. Laweyan merupakan kawasan tua di kota Solo yang sangat penting dan terkenal karena hasil budaya yang sangat menarik yaitu kain batik. Pengunjung dapat langsung membeli kain batik yang tersedia di penjuru sudut gang Kampung Batik Laweyan.

Batik merupakan karya seni tradisional yang banyak ditekuni oleh masyarakat Laweyan Solo sampai sekarang. Laweyan merupakan kawasan sentra industri yang sudah ada sejak zaman kerajaan Pajang 1546 M. Suasana kegiatan membatik di Laweyan tempo dulu banyak didominasi oleh keberadaan para juragan batik sebagai pemilik usaha batik. Perdalam Coretan

%d blogger menyukai ini: