Arsip Blog

Liputan : Dieng Culture Festival #4

Dieng Culture Festival atau sederhanya di singkat DCF adalah salah satu icon baru dari obyek wisata di Dataran Tinggi Dieng yang dimiliki oleh dua Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo. Walaupun secara penyelengaraan DCF dilakukan oleh Dinas Pariwisata Banjarnegara. DCF tahun ini (2013) merupakan keempat kalinya di adakan. Pada setiap tahunnya DCF telah menarik ribuan pengunjung dari seluruh Indonesia dan masyarakat Dunia.

Dieng Culture Festival 4

Selain wisatawan dari dalam negeri, ternyata banyak juga wisatawan dari mancanegara, termasuk duta besar yang hadir dalam festival ini. Pada awalnya DCF adalah sebuah prosesi sakral dimana pada puncak acaranya adalah pencukuran rambut gimbal anak-anak Dieng. Namun juga menjadi wadah pengenalan ragam budaya dan kesenian yang ada di Dataran Tinggi Dieng. Maka tak heran apabila, CDF dilaksanakan selama 3 hari. Apa saja sih yang ada di DCF kali ini. Perdalam Coretan

Berpetualang Menyusuri Tempat-Tempat Menarik Di Sepanjang Jawa Tengah.

Sewaktu menikmati keindahan Dataran Tinggi Dieng di Banjarnegara dan Wonosobo, tanpa sengaja menemukan peta tempat wisata di sepanjang  Jawa Tengah yang tertempel sekian lama di sebuah penginapan (home stay) Dieng Pass. Cukup menarik memang, karena hampir seluruh tempat wisata yang menjadi andalan setiap kabupaten di Jawa Tengah ada. Walaupun tidak mewakili semua tempat wisata yang menarik secara keseluruhan, namun peta wisata tersebut sangat dibutuhkan oleh para Petualang. Positifnya lagi, ketika kemudian di barengi dengan googling tempat yang menarik lainnya sehingga menambah daftar tujuan wisata. Sebenarnya bisa juga ketika semua tempat wisata di Jawa Tengah dibuat dalam 1 (satu) buku oleh Dinas Pariwisata Jawa Tengah dibukukan secara lengkap dengan isi materi dan informasi yang lengkap tentang tempat-tempat tersebut. Perdalam Coretan

From Dieng Plateau with Love : Season 3 (Masyarakat Dieng)

Menanam Kentang

Dataran Tinggi Dieng (Dieng Plateau) merupakan wilayah yang masuk dalam kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo, Jawa Tengah. Selain terkenal dengan komplek candi yang sangat megah, ditambah telaga warna yang indah, telaga pengilon yang bening, dan  sumber air panas geothermal yang ada di kawah sikidang dan kawah sileri. Ternyata Dieng juga menyimpan keindahan yang lain, yaitu kondisi sosial kultur masyarakat Dieng (Kejajar, Dieng Timur, Dieng Barat). Dalam dua coretan yang lain tentang Dataran Tinggi Dieng telah mengupas yang pertama tentang Alam, dan kedua tentang Budaya dan Candi-candi yang ada di Dieng. Maka coretan yang ketiga (terakhir) ini akan mengupas sisi lain Dieng, yaitu keadaan masyarakat Dieng (Peoples of Dieng) yang ramah dan hidup berdampingan dengan alam. Perdalam Coretan

From Dieng Plateau with Love : Season 2 (Budaya dan Candi Dataran Tinggi Dieng)

Candi Arjuna Dataran Tinggi Dieng

Dataran Tinggi Dieng, dengan semua ragam budaya dan keadaan alam yang sangat indah mengugah semua Petualang untuk menjadikan tempat ini menjadi salah satu jejak yang harus di torehkan di antara semua tempat yang menarik. Setelah sedikit mengulas tentang Dataran Tinggi Dieng (Dieng Plateau) tentang alam, sejenak untuk lebih menjelajah tentang budaya dan berbagai macam penginggalan sejarah yang sangat memukau dan luar biasa untuk disaksikan. Tidak ada salahnya sebentar untuk menenggok tentang Dataran Tinggi Dieng. Dieng adalah dataran tinggi di Jawa Tengah, yang merupakan wilayah Kabupaten Banjarnegara dan sebagian masuk di Kabupaten Wonosobo. Letaknya hanya beberapa kilometer ke arah barat dari kompleks gunung kembar Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing. Nama Dieng sendiri berasal dari Bahasa Kawi (jawa kuno) : “di” yang bermakna “tempat” atau “gunung” dan “Hyang” yang bermakna Dewa. Maka Dieng bisa berarti daerah pegunungan tempat para dewa dan dewi bersemayam.

Dataran Tinggi Dieng selain alam yang indah, beberapa tempat menarik yang berkait dengan budaya dan candi bisa didapatkan di Dieng. Tempat tersebut berkumpul dalam satu komplek disekitar Kejajar. Sebelum mengulas tentang candi ada beberapa tempat tentang alam yang sangat bagus untuk dikunjungi, simak dulu. Perdalam Coretan

From Dieng Plateau with Love : Season 1 (Alam Dataran Tinggi Dieng)

Telaga Pengilon Dataran Tinggi Dieng

Dieng, biasa di sebut dengan Dieng Plateau (dataran tinggi) merupakan jajaran pegunungan berapi yang telah mengalami masa surut atau mati.  Dieng terletak di Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo, Propinsi Jawa Tengah. Untuk wisata di Dieng sendiri terletak di Kejajar, Dieng Kulon ( barat) dan Dieng Wetan (timur). Dataran tinggi Dieng terletak di koordinat 7°12″ Lintang Selatan dan 109°55” Bujur Timur , berdekatan dengan pegunungan kembar Sindoro dan Sumbing yang terletak di kabupaten Wonosobo. Dalam sejarahnya Dataran Tinggi dieng adalah kawah mati yang terisi air dan terjadi pengendapan serta pengeringan tanah. Dan setelah terjadi pengeringan Dataran Tinggi Dieng menjadi tempat suci wangsa Sanjaya, sekitar abad ke-6 M. Dalam coretan ini dibagi menjadi tiga bahagian karena banyaknya cerita dan gambar dari Dataran Tinggi Dieng yang sangat menarik untuk para petualang. Dan ini adalah coretan yang pertama dari tiga bagian (Trilogy of Dieng Plateau) : Alam Dieng : Perdalam Coretan

Gedong Songo : Candi Yang Hilang di Bukit Ungaran

Gedong Songo (Sembilan Bangunan) adalah nama candi yang berada di bukit pegunungan Ungaran. Candi Gedong Songo terletak pada ketinggian sekitar 1.200 DPL dengan suhu sekitar 19 – 27 °C. Lokasi Candi Gedong Songo sangat mudah di jangkau dari berbagai kota yang ada di sekitarnya. Lokasinya merupakan jalur deretan alternatif  Ungaran – Temanggung. Apabila Petualang memulai dari Kota Semarang cukup ke selatan menuju Kota Ungaran – Bandungan – Gedong Songo. Bisa di tempuh dengan waktu 1 jam perjalanan. Apabila dari Yogyakarta bisa melalui Kota Ambarawa (Tugu Palagan Ambarawa) – Bandungan – Gedong Songo, waktu perjalanan sekitar 2 jam. Perdalam Coretan

%d blogger menyukai ini: