Coretan Petualang : Desa Wisata Ketenger (The third of six papers)

Desa wisata ketenger terletak di kawasan Baturaden, yang merupakan sebuah kawasan wisata yang cukup popular dengan daya tarik yang mengagumkan. Ketika pelancong menuju desa ini, banyak aktraksi alam yang sangat indah seperti Curug (air terjun) Gede, Curug Kembar, Curug Bayan, Curug Celiling, Curug Petir Curug Guman dan masih banyak lainnya.

Selain kondisi alam yang sangat menarik dan indah, Desa Ketenger juga memiliki situs peninggalan masa lampau. Di antaranya rel Lori, Lori pada masanya oleh pemerintahan Belanda digunakan untuk mengangkut hasil hutan seperti tebu dan kopi dari perkebunan menuju sentra pabrik. Juga waduk Ketegger peninggalan masa pendudukan Jepang, yang sekarang sudah diperbarui dan perbaiki menjadi PLTA dan menjadi lokasi wisata air.

Untuk melengkapi kenikmatan melancong, pengunjung dapat melihat beragam kesenian dan kebudayaan tradisional rakyat khas desa Ketenger yang sangat eksotis dan kaya makna. Beberapa kesenian yang bisa disajikan untuk menghilangkan dahaga budaya seperti Ebeg (atau kuda lumping/jaran kepang yaitu atraksi orang dengan menaiki kuda mainan yang terbuat dari ayaman bambu), Siteran (Sebuah alat musik petik di dalam gamelan Jawa yang dimainkan dengan ibu jari, sedangkan jari lain digunakan untuk menahan getaran ketika senar lain dipetik).

Melihat juga seni tradisional Begalan (Begalan merupakan kombinasi antara seni tari dan seni tutur atau seni lawak dengan iringan gending gamelan yang biasanya dipentaskan dalam rangkaian upacara perkawinan), Rengkong ( kesenian yang menyajikan bunyi-bunyian khasyang sangat menawan, dilakukan secara serempak yang dihasilkan dari permainan pukulan bambu).

Atau melihat wayang kulit khas Banyumasan yang sangat elok dengan bahasa lokal,Lengger Calung (tarian yang terdiri dari lengger (penari) dan calung (gamelan bambu), yang gerakan tariannya sangat dinamis, lincah, mengagumkan seperti gerakan geyol, gedheg dan lempar sampur mengikuti irama pukulan alat musik bambu).

Dan masih banyak budaya Banyumasan yang khas dan sangat indah untuk dilihat. Setelah puas berkeliling melihat keindahan budaya dan seni Desa Wisata Ketenger, pelancong bisa mencari buah tangan khas Desa, Beberapa hasil kerajinan desa Ketenger dapat menjadi cinderamata bagi para pelancong. Kerajinan-kerajinan utama yang ada di desa ini adalah kerajinan logam dan seni lukis dengan media kaca.

Sebagai pelangkap perjalanan, pelancong dapat menikamti kuliner desa seperti mendoan, pecel, nopia, badeg, wedang jahe susu, sate dan lain sebagainya. Pelancong dapat ikut menjadi bagian dari masyarakat desa Ketengger yang khas seperti bermalam di pondok-pondok wisata (home stay) sebagai sarana akomodasi yang disediakan oleh masyarakat untuk menjamu pelancong sekaligus untuk beraktifitas dan berinteraksi langsung dengan masyarakat Dieng.

Jangan takut untuk datang, sarana menuju desa wisata Ketenger sangat mudah. Sarana telekomunikasi dan transportasi cukup memadai. Ingin berkemah saja, bisa menuju kawasan curug Gede dan gunung Cendana yang sangat cocok untuk berapi unggun dengan santai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: