Asyiknya Sensasi Sejuk di Grojogan Sewu.

Grojogan Sewu

Grojogan Sewu

Tawangmangu, beberapa kali kesana memang cukup berkesan. Selain pasar bunga dan hasil bumi yang melimpah di pasar Tawangmangu, juga yang paling terkenal adalah Grojogan Sewunya. Grojogan sendiri berasal dari bahasa Jawa yang bermakna, air mengalir atau air terjun. Sewu sendiri adalah seribu. Dalam kaidah basa Jawa, sewu menunjukan nilai tertinggi dari sebuah estetika nominal. Walaupun sebenarnya bukan angka sewu sendiri yang dititik beratkan, namun ungkapan yang mengatakan bahwa sesuatu memiliki nilai estetika tinggi.

Itulah mengapa di Semarang ada Lawang Sewu, yang walaupun dihitung jumlah lawang (pintu) tidak berjumlah seribu. Saking tingginya air terjun ini, sehingga orang menggunakan ungkapan sewu, atau Grojogan Sewu (Air Terjun Seribu). Grojogan Sewu sendiri terletak di kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Seperti kebanyakan air terjun di Indonesia yang sudah dikelola dengan baik, Grojogan Sewu bernasib baik karena sudah dikelola oleh pemerintah daerah sebagai aset wisata lokal. Apa saja yang ada disana, yuk simak.

Ada tempat wisata lain yang berada disekitar perjalanan ke Grojogan Sewu semisal Candi Sukuh dan Candi Cetho, atau Cemoro Sewu (Sarangan) yang ada di bukit Gunung Lawu. Namun pada umunya pecinta wisata lebih menikmati Grojogan Sewu dibandingkan tempat wisata yang lain. Alasanya memang sederhana, sebab Grojogan Sewu lebih mudah terjangkau kendaraan umum dan pribadi dari pada yang lainnya. Selain itu Grojogan Sewu   sudah banyak dilakukan pengelolaan secara serius oleh pemerintah daerah setempat, sehingga tempatnya menjadi sangat terurus dan menarik.

Derasnya Air Terjun Grojogan Sewu

Derasnya Air Terjun Grojogan Sewu

Grojogan Sewu sendiri berada di bagian barat daya Gunung Lawu atau sekitar 40 kilometer dari kota Surakarta #Keraton Surakarta. Perjalanan ke arah Grojogan Sewu hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 1 jam dengan kecepatan dan kondisi jalan yang normal.  Kalau naik angkutan umum, perjalanan bisa ditempuh dalam waktu 1,5 jam. Tak usah ragu untuk kesana, karena sudah banyak penunjuk jalan yang mengarahkan menuju Grojogan Sewu.

Ada 2 tempat parkir di Grojogan Sewu, parkir atas dan bawah. Kalau mengikuti penunjuk arah jalan, Petualang akan diarahkan langsung ke parkir atas, kemudian berjalan melewati kios-kios souvenir untuk menuju pintu masuk. Kalau di parkir bawah, langsung bisa berada di depan pintu masuk Grojogan Sewu. Dari pintu masuk / tiket, Petualang hanya perlu berjalan menuruni tangga yang berjarak sekitar 1 kilometer untuk menuju  ke air terjun ini. Kalau tidak kuat berjalan kaki, yaa sering-sering istirahat juga boleh. Ada banyak gazebo yang disediakan untuk istirahat di sepanjang tangga. Jumlah tangga ini lebih banyak dibandingkan dengan Pancuran Pitu #Pancuran Pitu yang ada di Baturaden.

Monyet di Grojogan Sewu

Monyet di Grojogan Sewu

Udara yang sejuk dan dingin semakin menambah petualangan menjadi menarik. Dengan pemadangan alam yang indah, pohon-pohon hutan yang masih asli menjadi peneduh ketika berjalan menyusuri tangga demi tangga. Dari tempat parkir hingga di depan air terjun, Petualang akan disuguhi “atraksi” bebas dari monyet-monyet penunggu Grojogan Sewu yang sangat banyak. Mereka bebas bergerak dari pohon kepohon atau mendekati orang untuk meminta makanan seadanya. Tidak usah takut dengan monyet-monyet tersebut, karena mereka tidak merasa terancam dengan keberadaan manusia didekatnya. Mungkin karena sudah terbiasa melihat lalu lalang orang sehingga menjadi lebih bersahabat.

Menuruni Tangga Demi Tangga di Grojogan Sewu.

Menuruni Tangga Demi Tangga di Grojogan Sewu.

Air di Grojogan Sewu memang menjadi pemikat pengunjung untuk datang kesana, ada sebagian yang memang datang untuk sekedar merasakan dinginnya air terjun Grojogan Sewu. Selain mengabadikan dalam bentuk foto, datang ke Grojogan Sewu juga cocok untuk gathering bersama keluarga dan sahabat dekat. Menikmati santapan khas Grojogan Sewu seperti sate kelinci dan kopi hangat sangat-sangat nikmat disanding dengan sejuknya udara disana. Namun yang perlu di ingat jaga selalu kebersihan tempat wisata#Aturan ditempat wisata.

Apa saja yang ada didalam tempat wisata Grojogan Sewu? Banyak tersedia fasilitas umum yang tersedia cukup baik, warung makan yang komplit, kolam renang, mushola, kamar mandi dan toilet, gazebo-gazebo dan penyewaan tikar untuk sekedar duduk di taman Grojogan Sewu.

Kolam di Grojogan Sewu Tawangmangu

Kolam di Grojogan Sewu Tawangmangu

Selain menikmati sejuknya suasana di Grojogan Sewu, ternyata berwisata ke sana juga menyehatkan jantung. Dengan berjalan menaiki dan menuruni tangga tidak terasa Anda sudah melakukan olah raga cardio. Olah raga cardio sangat terkenal di komunitas fitnes karena selain menyehatkan jantung dan tubuh, juga bisa membakar lemak tubuh. Ketika berada di Grojogan Sewu, jangan hanya mandi dan menikmati pemandangan alam saja, namun bisa membeli oleh-oleh atau souvenir seperti kaos dan gantungan kunci di kios-kios sepanjang jalan Grojogan sewu. Petualang hanya perlu menawar dengan harga wajar, yakin deh pasti dilepas.

Baca Juga :

About Alif Kecil

Suro Diro Jayaningrat Lebur Dening Pangastuti.

Posted on 29 Mei 2013, in Perjalanan and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. kalau dari Candi sukuh kesini brp lama ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: