Aljabar : Warisan Tokoh Muslim Al-Khawarizmi

Aljabar atau dalam bahasa arab disebut “al-jabr” yang berarti “pertemuan”“hubungan” yang merupakan cabang dari ilmu matematika terutama bidang aritmatika. Aljabar di kenalkan pertama kali oleh bangsa Mesir kuno dan Babilonia. Dalam sebuah tulisan sejarah aritmatika ini dikembangkan oleh ahli matematika Yunani bernama Diophantus yang hidup sekitar abad ke-3.  Dan menulis sebuah buku berjudul ‘aritmetica’.

Sepanjang masa terus berkembang, matematika menemukan rumusan baru yang berasal dari tokoh muslim yang bernama Al-Khawarizmi atau bernama lengkap Muḥammad bin Mūsā al-Khawārizmī al-Majousi al-Katarbali. Yang didalam bahasan Al-Khawarizmi disebut sebagai al-jabru. Dalam bukunya tersebut Al-Khawarizmi menulis tentang dasar-dasar teori persamaan beserta contoh dan buktinya dengan bahasa arab yang sangat menajubkan.

Selain itu buku Al-jabru berisi solusi sistematik dari linear dan notasi kuadrat.  Kontribusi yang sangat nyata dan berdampak luar biasa dalam perkembangan matematika modern pada jaman tersebut. Selain aritmatika, Al-khawarizmi juga mewariskan ilmu logaritma yang sangat komplek. Dimana penemuan ini menunjukkan angka dalam bentuk digit.

Aljabar dalam sistem kuno yang diperkenalkan oleh Yunani, memakai simbol-simbol yang ditulis dalam lempengan tanah lihat yang berjumlah ratusan, dimana lempengan itu digunakan untuk mencatan dalam bentuk bilangan. Sedangkan pada masa sekarang setelah perkembangan matematika modern hasil perumusan Al-khawarizmi, ilmu matematika digunakan dalam segala bidang seperti bidang-bidang arsitek dan teknik-teknik perencaan bangunan menggunakan persamaan-persamaan aljabar ketika membuat sebuah bangunan. Yaitu menghitung besaran struktur bangunan dan menghitung besaran tekanan yang di akibatkan karena bentuk bangunan.

Siapa sebenarnya Al-khawarizmi? Dia seorang tokoh muslim yang cerdas lagi brillian. Menemukan struktur matematika modern. Lahir pada tahun 780 di uzbekistan. Bekerja sebagai dosen di salah satu sekolah di baghdat. Beliau banyak menghabiskan waktu untuk belajar ilmu alam dan matematika ketika mudanya. Karya terbesar beliau sangat berguna dalam bidang matematika, astronomi, astrologi, renkrontuksi planetarium, geografi dan kartografi. Dan ilmu tersebut digunakan sebagai fondasi untuk menemukan perhitungan matematika modern yang disebut aritmatika dan trigonometri.

Karyanya yang pertama mengungkap tentang Aljabar itu sendiri. Yang lebih banyak mengupas tentang linear dan angkat kuadrat. Buku yang pertama ini juga menerangkan tentang perhitungan matematis yang komplek namun di jabarkan secara sederhana dan mudah dimengerti. Selain buku tersebut, Al-khawarizmi juga menulis tentang planet. Yang menjelaskan tentang struktur bumi dan penampakannya seperti laut, pengunungan, dan keadaan geografis suatu daerah.  Bukunya kedua tersebut juga menjelaskan tentang garis bujur dan lintang, cuaca dan iklim bumi serta peta bumi sederhana.

Sederahananya, al-khawarizmi membuktikan tentang ilmu alam yang terkandung dalam Al-Quran. Dibuktikan dengan berbagai karyanya yang sangat menajubkan. Maka tidak heran kalau al-khawarizmi di sebut sebagai bapak aljabar.

 

 

About Alif Kecil

Suro Diro Jayaningrat Lebur Dening Pangastuti.

Posted on 15 Desember 2010, in Intisari and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. komentar ke 2: wah bagus deh, lebih bagus lagi kalau bisa upload makalah ilmiah lengkap referensi dan footnotnya, yang standar s1-s3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: