Dewasa, cenderung tak mau disalahkan.

Benarkan usia dewasa cenderung tidak mau disalahkan? Atau lebih tepatnya ingin menang sendiri. Di banding dengan seorang anak kecil dan manula, usia dewasa lebih cenderung menjadi manusia yang otoriter. Lebih-lebih, bawaan sifat seseorang yang tempramental sedikit-dikit marah dan beringasan, akan lebih buruk apabila di ikuti dengan kekerasan.

Coba bandingkan saja. Seorang yang usia dewasa menaruh panci yang seharusnya di meja, karena suatu hal dan tergesa-gesa ditaruhlah panci tersebut di lantai. Tanpa mengerti dan tergesa-gesa pula atau karena sesuatu hal, seorang anak kecil berlari dan kaki kanannya tak sengaja menendang panci tersebut, pecah dan menimbulkan suara yang tak mengenakkan.

Sebagai dewasa yang tak mau disalahkan dia berkata : “Matamu kau taruh dimana!!!??, Ga liat ada panci apa!! Dasar bocah !!” Dan seterusnya dan seterusnya sampai nama-nama hewan di Taman Safari disebutkan semua.

Coba seandainya alur cerita tersebut di rubah sebaliknya.
Seorang anak kecil menaruh panci yang seharusnya di meja, karena tidak mengerti dan tergesa-gesa atau sesuatu hal ditaruhlah panci tersebut di lantai. Dengan tergesa-gesa atau karena sesuatu hal, seorang dewasa yang tak mau disalahkan berlari dan kaki kirinya tak sengaja menendang panci tersebut, pecah dan menimbulkan suara yang tak mengenakkan.

Sebagai dewasa yang tak mau disalahkan dia berkata : “Anjrit, siapa sih yang naruh panci sembarangan!!! Kamu yaa bocah!! Dasar goblok!!” Dan seterusnya dan seterusnya dan seterusnya sampai nama-nama hewan di kebun binatang Ragunan disebutkan semua.

Hmmm, ajaib memang…seorang dewasa yang tak mau disalahkan..

About Alif Kecil

Suro Diro Jayaningrat Lebur Dening Pangastuti.

Posted on 15 November 2010, in Intisari and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. hhe bocahne sembrono. nice share. visit my blog mas http://ambikuk.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: